Tekan Biaya Tagihan Listrik Dengan Bara Energy

Tekan Biaya Tagihan Listrik Dengan Bara Energy

Kebututuhan listrik di rumah tangga sangat penting karena banyak barang elektronik baik. sekarang yang menjadi kendala adalah ketika tarif listrik naik.

nah klo seperti ini bisa bikin menteri urusan dapur he he. Gimana caranya untuk mengakali biar dapur bisa gebul dan biaya tagihan listrik bisa terbayar sebelum jatuh tempo.

walau kadang listrik byar pret disaat yang kurang tepat. KLo di rumah saya di Depok, listrik suka mati ketika ada hujan besar apalagi ada petir . KLo sudah seperti ini biasayanya saya langsung cepat-cepat ngecharge powerbank jadi klo mati lampu sudah ada backup.

lamanya mati lampu yang tergantung dari pusat bisa sebentar bisa juga lama. Sebentar aja sudah bikin galau penghuni rumah apalagi yang dialami Happy Friends diluarsana yang bisa seharian atau malah bisa seminggu. Wiih merasa tersiksa sekali

coba ada alternatif lainya sehingga memudahkan kebutuhan rumah tangga dan para pebisnis untuk mengoperasikan alat-alat kerjanya karena klo ada ganguan listrk mereka bisa merugi.

tanggal 19 November 2018 bertempat di , ada pengganti listrik yang bisa digunakan dirumah dan juga industri. Ditempat pak Victor Wirawan dari

baran-energy.com menerangkan alasan tantangan apa saja yang terjadi saat ini .

Seperti yang saya bahas diatas, tantangan saat ini di Indonesia adalah seringnya mati lampu , harga listrik yang kesini makin lama makin mahal, ujung-ujungnya tagihan membengkak dan masalah sumber daya listrik yang bisa semakin lama maka saatnya sekarang masyarakat lebih hemat mengkonsumsi listrik dan mengunakan alternatif sumber listrik.

“Untuk memenuhi kebutuhan baik perorangn dan industri Bara Energy mempunyai beberapa produk yang bisa dipilih” Ujar pak Victor

Baran Powerwall : produk ini pas untu digunakan dilingkungn rumah tangga. Bentuknya yang minimalis dan modern sekilas untuk orang yang melihatnya yang pertama kali ga akan menyanga klo ini adalah sumber listrik yan bisa menerangi dan menyalakan peralatan listrik di rumah

BaranPowerpack : Baran Powerpack mirip dengan produk sebelumnya Baran Powerwall hanya yang membedakannya adalah kapasitas dayanya diatas 10.000Wh hingga 60.000 EHyang bisa digunakan untu industri real estate, mol, hotel maupun restoran.

dengan mengunakan Baran Powerpack para umkm, pebisnis bisa mengurangi biaya tagihan listrik dan pastinya mesupport pemerintah untuk peduli terhadap alam karena produk Baran Powerpack ramah lingkungan.

Baran Cube : Untuk perusahaan atau industri yang membutuhan konsumsi listrk yang sangat besar. Bara enery mempunyai Baran Cube. Di desain mempunya fisik sebesar 20feet kontainer dengn kapasitas bisa menghasilkan listrik sebesar 100.000 watt/jam

Baran EV : Produk ini menurut saya inovasi yang keren karena mobil yang sedang digalakan oleh pemerintah untuk mengurangi mobil yang ada sekarang dengan konsep mobil sport membuat mobil ini tampil secara elegan.

Mobil ini mengunakan jenis sumber tenaga berkekuatan 900hp dengan batere berjenis lithium ion liquid cooled batere pack yang terdapat supercar (mobil listrik) yang pertama di Indonesia

Yang lebih keren lagi mobil ini diciptakan oleh anak bangsa loh

Baran Property : Pengen punya rumah yang dilengkapi dengan suasana eco friendly dengan sumber lisrik secara gratis? Baran Property adalah solusinya, karena setiap rumah dibangun dengan mengunakan Bara Energy sehingga bisa menghemat listrik

4 produk diatas merupakan solusi jaman now agar bisa menghemat listrk dan peduli terhadap lingkungan. Produknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Untuk lebih mengenal sosok Pak Victor, Happy friends bisa ke IG beliau di @victorwirawan dan bisa mengunjungi Bara di https://www.instagram.com/baranenergy/

Sharing is caring!

About The Author

Hello Happy Friends :) Selamat datang di blog Hanni. Blogger yang suka berbagi pengalaman, tips, dan info terbaru mengenai lifestyle. Hanni bisa dikontak via email : halohanni@gmail.com

Comments (1)

  • Erfano

    Listrik memang kebutuhan premier. Dan produk ini patut dicoba…

Leave Comment