Persiapkan Generasi Emas 2045 Dengan Mengkonsumsi Makanan Sehat

Persiapkan Generasi Emas 2045 Dengan Mengkonsumsi Makanan Sehat

Beberapa minggu yang lalu, ada anak tetangga yang meninggal dunia. Sempat kaget karena awalnya mo jenguk di rumah sakit tiba-tiba mendengar berita yang tidak mengenakan. Memang dalam waktu beberapa bulan saja, badan anaknya langsung drop dan ada benjolan diperut, selama ini tidak dirasakan sampai akhirnya membesar.

Setelah saya ngobrol dengan ibunya, ibunya berkata : ” benjolan diperut bisa jadi karena sering jajan sembarangan disekolah” langsung terbayang jajan anak-anak yang banyak mengandung gula, pemanis, pengawet yang tidak baik dikonsumsi oleh anak-anak.

Padahal sosialisasi untuk mengkonsumsi makanan sehat sering dilakukan tapi tetap saja ada yang belum tau, Oleh karena itu,  Yayasan Abdhipraya Insan Cendekia Indonesia bersama FOKBI, Dewan Kesehatan Rakyat, Himpaudi, PP Muslimat Fatayat Nu, KPI, KPAI dan HIMPAUDI mengadakan acara bertema “Mewujudkan Generasi Emas 2045 : Lindungi Anak Indonesia Dari Pangan Tidak Sehat”

Kenapa 2045? Karena seabad dari tahun kemerdekaan indonesia, dimasa depan anak-anak sekarang akan tumbuh berkembang menjadi dewasa dan akan mengantikan.

Acara ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati hari anak dan kesehatan sedunia dengan harapan bisa mengajak masyarakat untuk lebih peduli kesehatan bangsa indonesia agar tercipta generasi emas 2045 yang di adakan di Museum Olahraga di Taman Mini Indonesia Indonesia tanggal 19 November 2017 yang lalu,

Hadir nara sumber-nara sumber yang mengingatkan sebagai orang tua khususnya ibu harus melindungi anak Indonesia dari pangan yang tidak sehat. Dimomen seperti ini adalah waktu yang tepat agar semua orang mengalami sikap dan kepedulian terhadap makanan/minuman yang tidak sehat

 

anak sehat

Apalagi sekarang banyak iklan-iklan yang menjanjikan untuk masa depan yang baik padahal tidak semua makanan/minuman baik untuk anak-anak. Diharapkan produsen tidak beriklan hanya untuk kepentingan produk semata-mata  dan kita sebagai masyarakat menjadi kritis.

Seperti ketika mengkonsumsi SKM. Klo dulu orang menganggap SKM itu susu, sekarang makin banyak orang tau klo SKM itu bukan susu. Karena SKM banyak mengandung gula yang tidak bagus untuk dikonsumsi oleh anak-anak maupun dewasa. Klo terlalu sering mengkonsumsi SKM akan menyebabkan diabetes, obesitas dan penyakit lainnya.

Tayangan dimedia online dan offline bisa mempengaruhi anak, juga mempengaruhi tumbuh kembang anak, sebagai orang tua, kita perlu mengawasi anak sebaik-baiknya.

Setelah sambutan lanjut keacara berikutnya, anak-anak diajak senam poco-poco biar anak makin sehat. Saya melihat mereka goyang kiri dan kanan asyik juga, karena sudah lama ga melihat orang olahraga poco-poco, kirain poco-poco  yang seperti biasa, sekarang olahraga poconya ada model gaya bebek, kuda lumping. ,, seru sekali jadi mo ikutan goyang.

 

anak sehat

Ditempat juga ada penandatangan sebagai bukti keikutsertaan mendukung program ini. Para undangan, orang tua dan anak-anak bisa menandatanagani ditempat yang telah disediakan. Sebelum acara selesai,  anak-anak dihibur dengan mendongeng.

Menurut saya,  bagus sekali penyampaian info dengan mendongeng jadi anak-anak tidak terlalu serius. Melalui dongeng info mengenai kesehatan bisa lebih  meyerap langsung dengan cara menyenangkan. MC juga tidak bosan-bosan  mengingatkan para peserta untuk mengkonsumsi makanan sehat baik di rumah dan di sekolah.

Untuk orangtua ingatkan anak untuk tidak jajan sembarangan di sekolah. Sayang saja sudah makan sehat dirumah ternyata pas disekolah makanan tidak sehat.  Ingatkan anak untuk tidak jajan yang mengandung 3 P ( Pemanis buatan, Pewarna, Pengawet).

Ketika anak-anak mengkonsumsi makanan tidak sehat selain mempengaruhi kesehatan tubuhya, penyakit bisa muncul dalam jangka pendek maupun jangka panjang seperti diare, tifus. kanker, gagal ginjal. Seperti cerita tetangga saya diatas.

Oleh karena itu yuk kita sepakat untuk membiasakan anak mengkonsumsi makanan sehat karena kesehatan anak-anak tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, para orang tua juga harus mengontrol makanan anak-anak.

Sharing is caring!

About The Author

Hello Happy Friends :) Selamat datang di blog Hanni. Blogger yang suka berbagi pengalaman, tips, dan info terbaru mengenai lifestyle. Hanni bisa dikontak via email : halohanni@gmail.com

Comments (21)

  • Natara

    Penyampaian info dengan cara yang asik begini kan bikin si penerima info jadi lebih mudah menyerap dan menerapkannya ya mbak… Ide nya keren loh… Pesannya di sampaikan melalui dongeng…

    • Hanni Handayani

      Ya mba, jadi anak-anak juga ga bosen. Orang tua dan guru juga senang

  • Rach Alida Bahaweres

    Kampanye SKM bukan susu skarang lagi marak ya mba

  • Ria Buchari

    Makanan yang sehat memang baik buat pertumbuhan anak.. dan ini bkn hanya tugas pemerintah saja tp buat kita semua ya

  • Tetty Hermawati

    Anak-anak memang harus sehat supaya bisa banyak belajar dan punya banyak pengalaman. Anakku yang pertama sakit, punya asma, kasian ruang geraknya jd agak terbatas.

  • Nurul dwi larasati

    Waw..Indonesia sudah menyiapkan generasi emas 2045 dari sekarang. Setuju banget, karena masa depan bangsa ada di anak-anak kita nantinya. Pastinya harus menyiapkan segalanya terutama asupan yang sehat dan bergizi.

  • Azzura lhi

    Tantangan banget ino pastinya. Tapi semoga harapan itu terwujud. Bukan tidak mungkin kalau semua elemen masyarakat ikut ambil andil.

  • Nurul Sufitri

    Pemanis buatan, pewarna dan pengawet alias 3P ini memang mesti dihindari apalagi anak2 ya mb Hanni SKM memang enak pakai air dingin atau diseduh. Tapi kebanyakan dipakai buat pemanis kue dan itu bukan susu yach. Tks infonya.

  • Dewi Nuryanti

    Menjaga asupan nutrisi dan makanan yg dikonsumsi anak bukanlah hal mudah.Apalagi saat anak di sekolah. Sering ga kompak antara org tua dan pihak sekolah soal makanan yg dikonsumsi anak ketika di sekolah.Penjual mknan yang “tega” menjual makanan tdk sehat utk anak masih saja diijinkan utk berjualan di lingkungan sekolah. Gmn anak mau sehat? Dirmh dijaga makanannya eh di sekolah kecolongan. Karena itu gizi anak mrpk tanggung jawab bersama.

  • gita siwi

    Berapa tahun lagi ya menuju 2045 Hehe. Buat saya makanan sehat itu berawal dari rumah. Kalau anak-anak paham kedepan juga nggak perlu kuatir lagi akan pilihan makanan mereka

  • Utie adnu

    Gizi Yang seimbang penting bnget buat tumbuh kmbang anak2, dulu smpet klo susu habis mepet SKM di konsumsi beli d warung, skrng dh gk

  • Tika Samosir

    Kebutuhan anak paling nomor satu ya Mba. Baik itu dari segi pangan dan sandang terutama pertumbuhan dan pendidikan.

  • Leyla

    Kalo pakai SKM buat topping roti aja gpp kan? Kalo susunya sih tetep susu murni.

  • Ria Bilqis

    Saya tu paling takut dengan jajanan anak anak, tapi untungnya sekarang anak saya mulai mau mengerti. Dia tidak jajan es yg mengandung pemanis buatan. Yang asli sekali minum langsung bikin batuk. Untuk jajan yang berbahaya lainnya juga sudah saya ingatkan berkali-kali mudah-mudahan saat disekolah dia tidak jajan sembarangan.

  • Maria Soraya

    bener mak hanni, klo sudah berani ‘bikin’ anak ya harus bisa bertanggungjawab untuk urusan gizi makanan anak

  • Helena

    anakku minum SKM tapi ya harus dicampur dengan minuman lain atau kadang makan dengan roti

  • Nunu Halimi

    SKM bukan susu ya, walaupun masih ada embel-embel kata susu, nah ayo deh, aku juga sepakat kita biasakan anak-anak makan makanan sehat

  • Ade UFi

    SKM ini selalu ada di rumah, tapi ya buat garnis makanan lain. Misal donat, roti, pisang gencet. Malah anak2 tuh suka kalau saya buat donat dilumuri skm trs tambah susu bubuk atasnya. Rasa donatnya jadi manis crunchy

  • Maya Siswadi

    Wah, ini target jangka panjang ya, 2045. Bagus penyampai a dengan cara yg asyik

  • April Hamsa

    Itulah sebabnya kalau anak sekolah suka takbawain bekal sendiri mbak. Suka agak khawatir sama bekal sekolahnya TFS infonya yaa

  • Atisatya Arifin

    Zaman now jajanan emang makin nggak karuan ya mbak. Makanya nggak heran anak-anak gampang sakit. Bawa bekal sendiri memang opsi paling baik. Selain jauh lebih sehat juga lebih hemat. Yang penting emaknya nggak males dan mau komitmen untuk selalu menyajikan makanan sehat. Hehehehe.

Leave Comment