Cara Mudah Membuat Reportase Ala Blogger

shares |

Sekarang blogger sudah tidak dipandang sebelah mata. Saat ini blogger berkesempatan hadir di  acara-acara launching suatu produk, acara khusus perusahaan atau brand. Setelah menghadiri acara , seperti biasanya blogger akan menulis reportase acara, Reportase blogger berbeda dengan reportase media. Lalu apa bedanya dan bagaimana caranya agar menulis reportase yang baik ala blogger.

Di acara  #InHouseTrainingBRID Blogger Reporter Indonesia para blogger mendapatkan skill baru agar reportase menjadi lebih baik,  Tema yang diambil untuk in house training adalah " Cara Menulis Ala Blogger Reporter"


Trainingnya sendiri diadakan hari Sabtu,   tanggal 28 Januari 2017 di Wisma Riat Jakarta. Walau saat itu pagi hari gerimis, tidak menyurut peserta training untuk hadir karena temanya memang diperlukan untuk memperbaiki reportase selama ini.  Selain para blogger ga ketinggalan hadir juga Founder BRID mas Hazmi Srondol, Co-founder Teh Ani Berta, mba Hani S dan daeng Nur Tebit.



Acara dibuka dengan sambutan dari mba Hani S selaku MC dan sambutan dari Mas Hazmi. Setelah itu masuk ke inti acara, sharing dari teh Ani mengenai cara menulis reportase ala blogger. Ada beberapa tips-tips yang disampaikan
  1. Tidak ada aturan pakem menulis. Kita menulis diblog sendiri dengan bebas tanpa ada kendala bahasa, gaya penulisan dll.
  2. Mengunakan bahasa personal, tetap memgunakan EYD, tapi juga tidak alay, mengunakan bahasa sehari-hari
  3. Tidak dibatasi, bisa menceritakan laporan secara detail tidak dibatasi menulis mau 500 kata, 1000 kata asal semampunya agar bisa menceritakn cerita lebih detail.
  4.  Self editor. Setelah selesai menulis kita cek dan ricek lagi postingan apakah ada yang typo atau masih ada yang perlu diperbaiki 
  5.  Self Promote. Artikel sudah siapkan setlaah itu kita bagikan di social media yang kita miliki
  6. Jangan lupa sisipkan -5W 1H : (what, who, when, where, why dan how) \
  7. Sisipkan kalimat akkif (kalimat pernyataan dari narasumber) atau kutipan dari sumber lainnya.
  8. Tidak salah menuliskan gelar narasumber /pengisi acra 
  9. Buat riset kecil-kecilan sebagai perbandingan dan verifikasi data .
  10. Melakukan live tweet, alangkah baiknya melive tweet bahkan ketika tidak ada keharusan metweet.
  11. Jangan lupakan hashtag agar memudahkan menemukan arsip 
  12. Multitasking : foto, menulis pin-poin wawancara, video dan live tweet

A video posted by Hanni Handayani (@hannihandayani) on


Acara in house training. kali ini memang special karena pelatihan inhouse pertama untuk blogger. dan makin special karena ada pemotongan tumpeng. Sebelum dipotong para blogger diberi waktu untuk mefoto-foto karena tumpeng dari JakartaNasiTumpeng.com instagramble banget he he .

Tumpeng Kuning by Jakarta Nasi Tumpeng
Bentuk nasi kuning yang cantik dan ornamen hiasan tumpengnya yang keren jadi pengen langsung mencicipi :) Tapi sabar dipotong dulu ya setelah itu bisa dimakan bersama-sama he he. Setelah mencoba nasi kuning dan lauk-pauknya ada 4 kata untuk Jakarta Nasi Tumpeng "Enak dan Enak Banget"

Disaat istirahat saya sempatkan untuk berbicara dengan Vidy owner dari Jakata Nasi Tumpeng. Pengen tau cara memesan tumpengnya, Jadi klo ada acara di rumah atau di kantor biar tidak ribet bisa pesan di Jakarta Nasi Tumpeng apalagi klo pengiriman masih di daerah Jakarta bisa gratis ongkos kirim.  Asyikan !

"Untuk pemesanan via online bisa mengisi Form Order Nasi Tumpeng di web www.JakartaNasiTumpeng.com atau tlp/sms/wa ke 0812-9430-9199. Jakarta Nasi Tumpeng juga menyediakan nasi box mulai dari Rp 23.000 - Rp 37.000 " Ujar Vidy

Ga lupa sebelum pulang saya meminta kartu nama Jakarta Nasi Tumpeng agar mudah pemesanan. Acara In house training kali ini memang seru dan sangat bermanfaat agar para blogger menambah kemampuan . Terima kasih BRID .Ditunggu pelatihan berikutnya.:)




Related Posts

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Komen